Posts filed under '1'
Nobar Film Indie, Sarjana oh Sarjana
Ini merupakan nonton bareng (nobar) kedua film Sarjana oh Sarjana di kampus Unila. Sebelumya, nobar diadakan di FISIP oleh Ilmu Komunikasi. Beritanya dimuat di Lampung Post, tanggal 22 Desember 2008. Berikut petikan lengkapnya.
Jangan Menjadi Mahasiswa ‘Kupu-Kupu’
22 Desember 2008
Pernyataan tersebut diungkapkan sutradara film pendek Hendry Pratama dalam sebuah diskusi usai acara nonton bareng film Sarjana Oh Sarjana, pekan lalu, di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Unila. (more…)
2 comments 24 December 2008
Manfaat Suami Istri nge-Kost
Bagi sebagian orang, mungkin aneh dan tak biasa mendengar suami istri kok ngekost. Tapi kalau Anda mahasiswa, apalagi aktivis, pasti sering jumpa hal beginian. Banyak suami istri, yang salah satu atau keduanya masih kuliah, memilih nge-kost dulu dengan berbagai pertimbangan. Coba tengok di antaranya: (more…)
Add comment 11 September 2008
Suami Istri Tinggal nge-Kost
Hari ini saya mau ngepak barang-barang. Karena Insya Allah tanggal 16 September nanti saya dan suami akan segera ‘move out’ dari rumah kami sekarang. (Selama lima bulan menikah ini kami sementara tinggal bersama orang tua saya). Gimana ceritanya kami memutuskan untuk nge-Kost?
1 comment 11 September 2008
Uchy bukan Apa2 (Nostalgila)
Gemerlapnya Dunia
Dunia, memang penuh dengan fatamorgana.
Dimana semua manusia bisa berkamuflase semaunya.
Termasuk saya.
Baru sadar setelah tua, dimana umur tak lagi bisa diminta.
Tulisan ini sekadar melepas lelahnya pikiran. Begini, dalam hari-hari terakhir ini, entah kenapa saya jadi seperti turn back the time. Kalo lagi baca-baca artikel, ketemu artikel yang ngingetin dulu, waktu masih cupu banget. Contohnya, dulu saya pernah nulis artikel tentang Gimana Layoutan Yang Baik. Duh, dulu kan saya masih jadi layouter, sering ngisi pelatihan, bisa sharing dan diskusi desain ke temen-temen. Duh, dulu dah kayak selebritis dah. Dicari mana-mana, sampe geer, wah, Uchy jago desain.
Add comment 23 August 2008
Download Nasyid Shoutul Khilafah
Semuanya, saya lagi jajal pasang layanan download di wordpress saya. Bagi yang suka lagu Shoutul Khilafah yang judulnya Sambutlah, silakan unduh di sini. Selamat mendengarkan.
Nb: Mohon tidak dipakai untuk tujuan komersil ya. Cuma ingin share salah satu lagu yang saya suka.
1 comment 12 July 2008
The Sky is Over – Serj Tankian
Everybody knows,
Everybody knows,
That you cradle the sun, sun
Living in remorse,
Sky is over,
Don’t you want to hold me baby,
Disappointed, going crazy,
Even though we can’t afford
The sky is over,
Even though we can’t afford
The sky is over,
I don’t want to see you go,
The sky is over
Even though we can’t afford
The sky is over,
Behind closes eyes lie
The minds ready to awaken you,
Are you at war with land
And all of it’s creatures,
Your not-so-gentle persuasion
Has been known to wreck economies
Of countries, of empires, the sky is over,
Don’t you want to hold me baby,
Disappointed, going crazy,
Not even from the sun,
Not even from the sun
Not even from the sun,
Don’t you want me to run,
Even though you can’t afford
The sky is over,
Even though we can’t afford
The sky is over,
I don’t want to see you go,
The sky is over
Even though we can’t afford
The sky is over,
I don’t want to see you go,
The sky is over
Even though we can’t afford
The sky is over,
I don’t want to see you go,
The sky is over
Even though we can’t afford
The sky is over,
The sky is over us.
__And finally Civilitation is Over__
Listen to this song in Lyricsmode.
Add comment 8 June 2008
Perginya Abi
Sore tadi saya antar Abi ke Damri. Dia mau ke Lampung Timur, sendirian. Kata abi, “Bukannya Abi gak ngebolehin Umi ikut. Tapi kasian. Soalnya Minggu dah pulang lagi. Ke sana juga urusan kerja aja.” Iya BI, Umi ngerti juga kok. Tapi ini pertama kali Umi tidur sendirian tanpa Abi.
Akhirnya, sayapun menghela nafas, silakan Bi. Hati-hati ya… I’ll miss you much. Maka, mau saya persiapkan semuanya. Pakaian, makanan, cemilan, obat, permen, dll. Tapi kata Abi, “Umi mau ngapain? Wong Abi gak mau bawa apa-apa.” Yang dibalas dengan senyum (doang).
Pukul tiga sore. Mengejar Damri berangkat pukul setengah 4. Atau tepatnya pas Ashar. Ada kejadian seru. Sampai di pangkalan damri seperti biasa, ternyata damri sudah pergi. “Barusan berangkat Mas,” kata sopir damri rajabasa-bakau yang ngetem di sana.
Akhirnya, seperti adegan aksi, Abi bawa motor lumayan ngebut, sampai hampir nabrak bis lagi parkir. “Wiiih, Abi! Hati-hati geh… Mendingan telat dah daripada ada apa-apa.”
“Tenang aja Mi. Insya Allah masih terkendali,” jawab Abi. Ah, cuma khawatir aja kok Bi…
Sampai tempat pull Damri, jawaban sama kembali kami dapatkan. “Barusan aja berangkat. Coba ke pangkalan natar.” Yuph! Terima kasih Pak. Kami segera ke sana. Begitu mungkin jawaban Abi, menilai dari cara dia nge-gas motor. Hgh… Abi-abi. Ada-ada aja…
“Wuih, Mi. Kita maen uber-uberan ini mah,” kata Abi.
“Hehe, seru Bi. Tapi ati-ati aja.”
Dan Alhamdulillah, damri yang kami kejar, ternyata ‘baru saja’ mau berangkat. “Tin tin tiiiiiiin.” Pak, pak… damri metro kan?” tanya Abi. Kondekturnya mengangguk, lantas membukakan pintu.
Segera saya salim tangan Abi. Walau dalam keadaan terburu-buru, saya bisa merasakan Abi berat untuk berangkat. Saya pun menunggu hingga damri berjalan. Hati-hati Bi… Ujar saya dalam hati.
Dan malam ini, barusan Abi nelpon. “Jangan lama-lama yang internetnya. Langsung tidur. Jangan lupa kirim email ke Bandung,” pesannya.
Iya Bi…
. Seru.
Add comment 7 June 2008
Cinta, anugrah Allah paling Indah.
Cinta sejati hanyalah pada Allah. Sebagai makhluk ciptaannya, secara logika dan perasaan, sudah sepatutnya kita berterimakasih kepada Yang Menciptakan kita dengan beribadah kepadanya. Itulah Mau-Nya.
Lakukan apa yang diinginkan Allah, maka Allah akan memberikan apa yang kita inginkan.
Begitu kaidah sederhananya. Lu jual, gw Beli. Itu pula yang dikatakan orang Betawi. Namun, inti dari menjalani semua adalah keikhlasan. Ingat lagu Chrisye, jika surga dan neraka tak pernah ada, masihkah kau, sujud kepadanya. Apakah kita melakukan semua karena kita mengharapkan lebih? Percayalah teman, apapun yang kita lakukan, Insya Allah, Allah Maha Adil Dalam Membalas. Tak perlu kita minta, jika menurut Allah kita berhak, maka akan kita dapatkan dengan sendirinya.
Ada sebuah cerita pada perang jaman Rasulullah dulu, sahabat Nabi terhalang masuk surga, walaupun semua sahabat mengiranya masuk surga. Namun, Nabi Allah lebih paham. Orang tersebut terhalang karena mengharapkan matinya dilihat orang sebagai syahid, bukan ikhlas sebenar-benarnya. Masya Allah…
Begitu juga dengan Cinta. Inti dari mencintai dan dicintai adalah keikhlasan. Ketika menikah, KEIKHLASAN adalah dasar dari semua. Bohong bila menikah karena cinta. Namun, cinta sejati tumbuh setelah menikah. Cinta sebelum menikah adalah cinta semu, palsu, menuruti hawa nafsu. Namun, mencintai pasangan dan lawan jenis yang telah halal bagi kita, adalah hal yang terindah bila dirasakan dan dihayati.
Dasar kita mencintai adalah karena Allah.
Dasar kita membenci pun juga karena Allah.
Begitulah mengapa cinta setelah menikah begitu murni. Karena, keikhlasan menerima apapun keadaan pasangan, kesabaran untuk membantu saling memperbaiki, dan ketenangan dalam menjalani hidup, akan dirasakan oleh orang yang ikhlas. Kita takkan pusing memikirkan lusuhnya pakaian suami kita, ataupun ribut memikirkan betapa miskinnya dia, karena satu hal. Dia PASANGAN KITA. Yang Insya Allah dikirim sesuai dan pas dengan kita. Semua KARENA ALLAH.
Maka, apabila jodoh adalah takdir dari Allah, apakah kita pantas MENGGUGAT bila bertentangan dengan hawa nafsu kita? Sungguh terlalu. Allah begitu Baiknya, sehingga niat baik kita dihitung sebagai pahala, dan niat jahat tanpa dilakukan akan ditunda hukuman-Nya. Insya Allah, orang yang menikah, dikarenakan niat yang baik, akan berjalan baik pula. Namun, jika niat awal jelek, dan diikuti oleh perlakuan jelek pula, maka hidup akan timpang. Semoga Allah tidak mengikuti prasangka buruk kita, dan mengampuni dosa kita, baik sengaja maupun tidak. Tersadar atau tidak. Suka ataupun tidak.
Cinta… Kata ajaib.
Stimulan Sempurna Menuju Proses Pertaubatan.
Wallahu ‘alam.
Add comment 7 June 2008
Rindu
pict from deviantart.
Tiap pagi kalo Abi ke kantor, hati slalu tak menentu. Seharusnya muka tak terpasang cemberut, namun terkalahkan oleh ego hati yang berkata, Abi di rumah aja siy…
Tiap langkah Abi pergi, tiap itu pula hati merindu.
Ingin pura-pura wajah senang mengantar suami bekerja. Namun jiwa kekanak-kanakan slalu menyeringai menang, bahwa Uchy masih anak kecil.
Chy, learn it.
Abi, luv you much. Really… Do not know what to say… Abi cepet pulang.
Add comment 13 May 2008









